Tampilkan postingan dengan label Science Fiction. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Science Fiction. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Agustus 2022

[Review] Nope: Misteri Benda Melayang Mirip UFO Yang Meneror Agua Dulce!




#Description:
Title: Nope (2022)
Casts: Daniel Kaluuya, Keke Palmer, Steven Yeun, Brandon Perea, Michael Wincott, Wrenn Schmidt, Keith David, Donna Mills, Barbie Ferreira, Eddie Jemison, Oz Perkins
Director: Jordan Peele
Studio: Universal Pictures, MonkeyPaw Productions


#Synopsis:
Kematian sang ayah yang tiba-tiba membuat Otis Haywood Jr (Daniel Kaluuya) dan adiknya, Emerald Haywood (Keke Palmer) terpaksa menjual sebagian kuda dan lahan peternakan milik mereka di wilayah Agua Dulce ke pemilik Theme Park 'Jupiter Claims' yaitu Jupe Park (Steven Yeun). Mereka yakin jika dikelola oleh Jupe, lahan dan kuda-kuda yang tersisa bisa dijadikan bagian dari pementasan 'Jupiter Claims' sekaligus menguntungkan kedua belah pihak. Jupe Park sendiri merupakan mantan aktor cilik yang terkenal lewat program televisi Gordy's Home. Namun sayang, sebuah insiden mengerikan terjadi yang menyebabkan program yang turut menampilkan hewan simpanse itu kini sudah tidak tayang lagi. Kini diusianya yang sudah dewasa, Jupe memilih untuk mengembangkan bisnis Theme Park 'Jupiter Claims' bersama dengan istrinya.


Setelah berbincang dan berdiskusi dengan Jupe, Otis masih belum sepenuhnya merelakan bisnis turun temurun keluarganya itu dikelola oleh orang lain. Namun ia dan sang adik juga sudah tak sanggup lagi untuk menjalankan bisnis perkudaan karena mereka mengalami kejadian-kejadian aneh setelah kematian sang ayah. Setiap tengah malam hari, beberapa kuda yang ada di peternakan selalu bersuara seperti ada yang mengganggu. Selain itu, Otis dan Emerald juga sering melihat sekilas bayangan melesat dengan cepat tepat disekitaran lahan mereka. Hingga pada suatu ketika, Otis tak sengaja melihat dengan sangat jelas benda berbentuk seperti piring terbang melayang kemudian menghisap apapun yang dilewatinya.
Otis dan Emerald semakin penasaran akan benda melayang yang mirip UFO tersebut. Keduanya lalu melakukan pemantauan untuk melihat pola pergerakan benda tersebut saat sedang berada tepat dibawah peternakan mereka.



Hari demi hari terus berlalu, perlahan tapi pasti Otis mulai bisa membaca tanda-tanda kemunculan serta apa yang diinginkan oleh piring terbang itu. Bersama dengan Emerald, mereka kemudian memasang kamera pengintai demi mendapatkan bukti otentik. Tak hanya itu saja, Otis dan Emerald juga turut dibantu oleh staff toko elektrik yaitu Torres (Brandon Perea) untuk pemasangan sekaligus pemantauan area Agua Dulce melalui jarak jauh. Pada pemantauan pertama, mereka berhasil menangkap secara singkat pola pergerakan benda melayang itu saat malam hari. Tanda-tanda kehadirannya pun sudah bisa diketahui oleh Otis.


Setelah rutin menjalankan pemantauan, Otis, Emerald dan Torres kemudian menghubungi seorang sinematografer dokumenter yaitu Antlers Holts (Michael Wincott) yang dikenal sering mengabadikan segala hal yang tak lazim untuk merekam benda melayang di Agua Dulce. Mereka kemudian mempersiapkan perlengkapan untuk memulai proses pengambilan gambar. Antlers sengaja menggunakan kamera manual yang tidak menggunakan muatan listrik agar tidak terdeteksi oleh benda melayang itu. Sementara itu, Otis dan Emerald memasang perangkap untuk memancing si benda melayang itu keluar dari persembunyiannya.



Keadaan menjadi kacau disaat Jupe yang tiba-tiba menggelar pementasan sirkus dan sengaja memancing benda melayang itu mendekatinya. Selain itu, rencana Otis dan rekan-rekannya juga terganggu dengan kehadiran seorang reporter yang berusaha memasuki area jebakan di Agua Dulce. Akankah semua rencana Otis untuk mengabadikan benda melayang mirip UFO itu bisa berjalan dengan lancar?


#Review:
Nama Jordan Peele semakin melejit di Hollywood sebagai sutradara film layar lebar berkat dua film perdananya yaitu GET OUT (2017) dan US (2019). Tak heran jika karya-karya Peele selalu ditunggu oleh para pecinta film karena selalu memiliki ide cerita unik dan segar. Di tahun ini, Peele kembali hadir dengan film terbarunya yang berjudul NOPE (2022). Film ini bahkan sudah menyabet gelar Most Anticipated Movie in 2022 dari Hollywood Critics Associations.


Untuk segi cerita khususnya pada paruh awal film, alur yang dihadirkan oleh Jordan Peele agak sedikit membingungkan karena terasa memiliki dua cerita berbeda. Sang sutradara sengaja menyajikan film NOPE (2022) tidak dibuat linear sehingga rasa bosan sempat menghampiri saat berada di awal-awal film. Teka-teki perlahan mulai disebar saat memasuki babak pertengahan. Misteri tentang benda yang mirip UFO mulai dipertontonkan dengan menggunakan format IMAX yang sangat mengagumkan. Sekuens perpaduan antara action, thriller dan horror saat penampakan piring terbang itu terasa sangat natural dan membuat penonton ikutan penasaran juga. Build up saat kehadiran creature itu muncul juga epic banget sih.

Memasuki babak akhir, barulah emua misteri dan tanda tanya akhirnya terkuak dengan mencengangkan! Issue yang diangkat oleh film NOPE (2022) ternyata bukan tentang UFO atau alien saja, Jordan Peele ingin memberikan moral value tentang obsesi serta eksploitasi sesuatu dengan cara pertunjukan yang spektakuler dan immersive. Motivasi macam-macam karakter yang awalnya terasa "apaan sih" banget ternyata memberikan insight sangat menarik karena terkuak pada paruh akhir film. Otis OJ, Emerald, Jupe, Torres, Antlers hingga wartawan ternyata memiliki motif tersendiri dan ini yang menjadi poin sangat menarik perhatianku. Kualitas akting dari para pemainnya juga saling melengkapi karena memiliki karakteristik yang beragam. 


Overall, film NOPE (2022) menjadi karya ketiga dari Jordan Peele yang masih konsisten memberikan insight serta cerita yang segar dan tidak meninggalkan issue-issue hangat didalamnya. One of the best Hollywood movie of the year. Keren!


[8.5/10Bintang]

Rabu, 08 Juni 2022

[Review] Jurassic World Dominion: Disaat Manusia Harus Bertahan Hidup Berdampingan Dengan Dinosaurus



#Description:
Title: Jurassic World: Dominion (2022)
Casts: Chris Pratt, Bryce Dallas Howard, Isabella Sermon, Laura Dern, Jeff Goldblum, Sam Neill, Dewanda Wise, Mamoudu Athie, BD Wong, Omar Sy, Campbell Scott, Justice Smith
Director: Colin Trevorrow
Studio: Amblin Entertainment, Perfect World Pictures, Universal Pictures, UIP Movies


#Synopsis:
Setelah erupsi gunung di Isla Nublar yang menyebabkan populasi dinosaurus menyebar ke seluruh dunia, kini manusia harus beradaptasi sekaligus hidup berdampingan dengan dinosaurus. Disisi lain, terjadi sebuah anomali yaitu wabah belalang berukuran raksasa yang menyebar luas di wilayah Amerika Serikat. Fenomena tersebut membuat ilmuwan Ellie Sattler (Laura Dern) yang sempat meneliti Jurassic Park, heran karena ukuran belalang yang ditemukan sangatlah besar. Sattler yakin jika wabah tersebut berasal dari pupuk dan benih tanaman yang diproduksi oleh perusahaan Biosyn milik Lewis Dodgson (Campbell Scott). Ia pun mendatangi rekannya yaitu Alan Grant (Sam Neill) untuk meneliti lebih lanjut wabah tersebut.
Biosyn sendiri ditunjuk oleh pemerintah sebagai organisasi kepemilikan dinosaurus sekaligus menciptakan tempat penangkaran raksasa di pegunungan Dolomite, Italia. Disana mereka mengembangkan sebuah project penelitian untuk menciptakan obat ampuh yang berasal dari DNA dinosaurus. Selain itu, Biosyn juga berhasil merawat dengan sangat baik berbagai jenis dan ukuran dinosaurus disana.
Sattler dan Alan kemudian meminta bantuan pada sahabatnya yaitu Ian Malcolm (Jeff Goldblum) yang merupakan salah satu konsultan penting di Biosyn. Keduanya ingin mendapat akses untuk masuk ke Biosyn dan mengambil sample DNA belalang raksasa yang ada disana.
Sementara itu, Owen Grady (Chris Pratt) dan Claire Dearing (Bryce Dallas Howard) kini memutuskan hidup sederhana jauh dari perkotaan bersama anak angkat mereka yaitu Maisie Lockwood (Isabella Sermon). Mereka memutuskan untuk tinggal di hutan demi melindungi Maisie dari incaran orang-orang yang ingin meneliti dirinya. Maisie sendiri merupakan cucu tunggal dari Benjamin Lockwood, salah satu ilmuwan penting di Jurassic Park.
Suatu hari, dinosaurus Blue yang berhasil dijinakkan oleh Owen kini semakin besar dan sudah memiliki anak. Disaat anak dino dari Blue tersebut sedang mencari mangsa, ia terjerat perangkap yang dipasang oleh anak buah Dodgson. Tak hanya itu saja, mereka juga berhasil menculik Maisie untuk dibawa ke Biosyn. Melihat dinosaurus dan anak kesayangannya itu diculik membuat Owen dan Claire panik. Mereka bergegas pergi ke kota untuk melacak keberadaan para penculik tersebut. Setibanya di kota, Owen dan Claire meminta bantuan pada rekan mereka yaitu Franklin (Justice Smith) untuk melacak siapa penculik Maisie.
Setelah berhasil menemukan identitas para penculik, Owen dan Claire segera meburu mereka yang sedang dalam perjalanan menuju Malta. Setibanya disana, keduanya dikejutkan dengan adanya pasar gelap yang menjual dinosaurus secara ilegal. Selain itu, Owen dan Claire juga harus berhadapan dengan utusan dari Biosyn yang membawa dinosaurus karnivora berbahaya.
Perjalanan Owen dan Claire ternyata masih panjang untuk menyelamatkan Claire. Mereka harus secepat mungkin pergi ke kawasan Biosyn dan melewati berbagai macam dinosaurus raksasa yang sebelumnya tak pernah mereka bayangkan.


#Review:
Universal Studios akhirnya merilis final chapter JURASSIC WORLD: DOMINION (2022) setelah dua tahun lebih postponed akibat Pandemi CoVid-19. Film yang kembali digarap oleh Colin Trevorrow ini menghadirkan kelanjutan kisah usai tragedi di JURASSIC WORLD: FALLEN KINGDOM (2018). Sebagai film penutup Trilogy Jurassic World, ekseskusi film ini cukup mengecewakan. Yaa sangat disayangkan aja karena plot cerita semakin jauh dalam mengeksplor hewan raksasa purbakala itu.


DOMINION (2022) malah berpindah fokus pada kisah penelusuran rekayasa DNA pada binatang belalang! Jomplang banget kan jadinya. Biosyn Corporations malah memiliki rencana jahat yang menurutku agak aneh dengan cara menghancurkan ekosistem dan rantai makanan yang ada di alam liar. Selain itu, plot cerita juga turut bercabang pada karakter Maisie yang diburu gara-gara dirinya adalah manusia kloning hasil rekayasa DNA. Kehadiran berbagai jenis dinosaurus yang ada dalam film ini menjadi tempelan serta alat untuk menakut-nakuti para karakter utama saja. Sangat disayangkan sih, cerita tentang para dinosaurus nya benar-benar disingkirkan, tidak seperti pada film-film sebelumnya.
Terlepas dari ceritanya yang semakin menjauhi dinosaurus, film JURASSIC WORLD: DOMINION (2022) masih memiliki sederet sekuens action yang memuaskan. Adegan aksi kejar-kejaran Chris Pratt dan Bryce Dallas Howard saat di Malta sangat bagus dan memacu adrenaline banget. Visual dari dinosaurus juga semakin variatif terutama saat di Biosyn. Beberapa nampak nyata! Namun tak sedikit juga terasa CGI banget. Bahkan adegan epic kejar-kejaran di hutan dan gunung bersalju itu jelek banget visualnya. Sangat disayangkan sekelas film summer Hollywood, visual efek buruk adalah kesalahan yang sulit untuk aku maafkan. Hahaha.
Untuk jajaran pemain, karakter Owen dan Claire yang diperankan Chris Pratt dan Bryce Dallas Howard juga tidak se-charming dua film terdahulu. Karakter keduanya malah terasa jadi supporting character gara-gara kemunculan trio karakter Jurassic Park yaitu Sattler, Ian dan Alan. Sensasi nostalgia mungkin bisa dirasakan bagi para penggemar lama Trilogy JURASSIC PARK (1993) saat ketiganya beraksi di Biosyn. Meskipun tektokan ketiganya terasa banyak yang miss terutama saat berkomedi.
Overall, sebagai film penutup trilogy Jurassic World, rasanya film ini masih sangat jauh dari kata memuaskan. Moment nostalgia para karakter lama yang muncul dan penampakan dinosaurus di akhir film menjadi sedikit point plus untuk film JURASSIC WORLD: DOMINION (2022).



[7/10Bintang]

Selasa, 17 Mei 2022

[Review] Firestarter: Kisah Bocah Super Yang Memiliki Kekuatan Api Dalam Tubuhnya


#Description:
Title: Firestarter (2022)
Casts: Ryan Kiera Amstrong, Zac Efron, Sydney Lemmon, Kurtwood Smith, John Beasley, Michael Greyeyes, Gloria Reuben
Director: Keith Thomas
Studio: Universal Pictures, Blum House Productions, Peacock, UIP Movies


#Synopsis:
Charlie McGee (Ryan Kiera Amstrong), seorang anak perempuan yang dianggap aneh dan sering dibully oleh teman-temannya. Hal tersebut beralasan karena Charlie tak pernah hidup bersosialisasi dan dilarang menggunakan gadget oleh kedua orangtuanya yaitu Andy McGee (Zac Efron) dan Victoria McGee (Sydney Lemmon). Suatu hari, disaat Charlie ingin mencoba main basket, salah satu temannya membuat Charlie malu sekaligus emosi di lapangan. Ia pun hanya bisa menahan emosinya lalu pergi untuk menenangkan diri. Namun sayang, emosi Charlie tak kunjung reda hingga akhirnya ia mengeluarkan kekuatan bara api serta ledakan dahsyat dan menghebohkan sekolah.


Kejadian tersebut membuat pihak sekolah memanggil kepolisian dan juga Andy untuk menanyakan perihal apa yang sebenarnya dilakukan Charlie hingga menimbulkan ledakan dahsyat di toilet. Andy pun berusaha semaksimal mungkin untuk menutupi tentang kekuatan api yang dimiliki sang anak agar tidak diamankan oleh pihak kepolisian.


Seiring berjalannya waktu, kejadian yang menghebohkan itu menjadi perhatian bagi organisasi eksperimental bernama The Shop. Jane Hollister (Gloria Reuben) selaku pimpinan The Shop mengutus John Rainbird (Michael Greyeyes) untuk menangkap Charlie karena kekuatannya bisa semakin tidak terkendali jika dibiarkan begitu saja. Hollister dan Dr. Joseph Walness (Kurtwood Smith) sebagai pencipta obat kimia Lot-6 akan memanfaatkan kekuatan dahsyat dari Charlie untuk menyempurnakan Lot-6.



Melihat keadaan menjadi kacau membuat Andy dan Victoria harus berusaha sekuat tenaga melindungi anak mereka dari incaran The Shop. Keduanya pun terpaksa menggunakan kekuatan super mereka untuk melindungi Charlie, karena Andy dan Victoria sendiri merupakan korban eksperimental obat kimia Lot-6 di The Shop. Akankah Charlie bisa terbebas dari incaran The Shop meskipun harus merelakan kepergian kedua orangtuanya?


#Review:
Universal Pictures dan Blum House Productions menghadirkan sebuah film remake terbaru yang diadaptasi dari film klasik dan novel populer karya Stephen King berjudul FIRESTARTER (2022). Untuk versi film klasiknya sendiri dirilis pada tahun 1984 silam dan respon para penonton terhadap film klasiknya sendiri terbilang jauh dari kata memuaskan. Entah mengapa Universal dan Blum House begitu tertarik menggarap ulang film ini, padahal novel-novel Stephen King masih banyak banget yang belum diangkat ke film layar lebar.


Untuk segi cerita, premis film FIRESTARTER (2022) langsung mengingatkanku pada film BRIGHTBURN (2019) yang sama-sama mengisahkan bocah cilik memiliki kekuatan super dalam tubuhnya. Pada film ini, cerita asal muasal kekuatan super milik Charlie dan kedua orangtuanya berasal dari hasil eksperimen sebuah organisasi. Ide tersebut kembali mengingatkanku akan Mutants yang eksis di franchise film X-Men. Namun sayang, alur cerita dibuat sangat predictable dan membosankan. 


Kesederhanaan cerita film FIRESTARTER (2022) semakin bikin ngantuk karena tidak memiliki sesuatu hal yang menarik perhatian. Chemistry antar karakter nya pun tidak kuat dan sangat terlihat jika mereka sedang berakting. Keith Thomas terlalu bermain aman dan tidak menghadirkan suatu hal yang baru dalam FIRESTARTER (2022) versi terbaru ini. Untuk visual efek yang dihadirkan pun tidak terlalu menonjol karena basic genre yang dihadirkan film ini lebih ke horror science fiction. Namun intens horrornya juga nanggung banget. Sosok Charlie McGee yang memiliki kekuatan Pyrokinesis juga tidak berhasil menampilkan sosok seram seperti Brandon Beyer dalam film BRIGHTBURN (2019).
Overall, film FIRESTARTER (2022) bisa jadi salah satu film adaptasi novel Stephen King yang membosankan dan forgettable, meskipun memiliki potensi yang cukup oke untuk dikembangkan lebih besar lagi


[4/10Bintang]

Selasa, 15 Maret 2022

[Review] The Adam Project: Aksi Seru Dalam Menghentikan Project Time Travel Milik Sorian Industries!



#Description:
Title: The Adam Project (2022)
Casts: Ryan Reynolds, Mark Ruffalo, Jennifer Garner, Walker Scobell, Catherine Keener, Zoe Saldana, Alex Mallari Jr
Director: Shawn Levy
Studio: Skydance Media, Maximum Effort, 21 Laps Entertainment, Netflix


#Synopsis:
Di tahun 2050, seorang pilot tempur bernama Adam Reed (Ryan Reynolds) melakukan misi time travel ke tahun 2018 untuk mencari istrinya yang hilang karena kecelakaan. Dalam menjalankan rencananya itu, Adam harus berhadapan dengan perusahaannya yaitu Sorian Industries yang melarang fasilitas jet dan time travel. Adam pun tetap nekad dan berhasil kabur meskipun ia malah terdampar ke tahun 2020.


Usai kejadian tersebut, Adam dan pesawat jet nya berhasil mendarat di hutan dan mengalami luka tembakan di bagian perutnya. Ia pun bersembunyi di sebuah gudang rumah untuk berlindung. Rupanya Adam bersembunyi di gudang rumah miliknya disaat Adam masih berusia 13 tahun (Walker Scobell). Melihat dirinya yang datang dari masa depan membuat Adam anak-anak tidak percaya. Setelah mendapat penjelasan, Adam dewasa pun meminta Adam anak-anak untuk merahasiakan hal tersebut pada ibu mereka, Ellie Reed (Jennifer Garner) agar tidak menimbulkan kepanikan.


Sambil menunggu pesawat jetnya yang sedang proses recovery, Adam dewasa menjelaskan alasan dirinya melakukan perjalanan time travel. Ia sangat yakin jika sang istri Laura (Zoe Saldana) tidak mengalami kecelakaan karena project time travel yang dikelola Sorian Industries sudah sesuai dengan prosedur.
Seiring berjalannya dengan waktu, keberadaan Adam dewasa di tahun 2018 akhirnya terdeteksi oleh tim keamanan Sorian Industries. Mereka pun langsung mengejar Adam dewasa untuk segera kembali ke tahun seharusnya dan tak perlu lagi menyelidiki akan kecelakaan yang menimpa Laura. Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Maya Sorian (Catherine Keener) selaku pimpinan Sorian Industries mengutus pasukan robotnya untuk menangkap Adam.



Disaat Adam menelusuri misteri hilangnya Laura, ia teringat akan mendiang ayahnya yaitu Louis Reed (Mark Ruffalo) yang merupakan pencipta konsep time travel yang kini dikelola Sorian. Adam dewasa dan Adam anak-anak kemudian melakukan time travel ke tahun 2018 untuk menemui ayah mereka dan menghentikan rencana time travel tersebut. Mampukah Adam menemukan semua jawaban yang ia cari selama ini?


#Review:
Platform streaming Netflix berkomitmen menghadirkan film baru setiap minggunya disepanjang tahun ini! Salah satu film yang diantisipasi adalah film terbaru karya Shawn Levy berjudul THE ADAM PROJECT (2022). Film ini menjadi kolaborasi kedua bagi Shawn Levy dengan Ryan Reynolds setelah sebelumnya sukses lewat film FREE GUY (2021).
Untuk segi cerita, film THE ADAM PROJECT (2022) ini menyajikan premis menarik tentang time travel. Meskipun ide tersebut sudah banyak sekali ditemukan dalam film-film blockbuster Hollywood namun film THE ADAM PROJECT (2022) memiliki nilai plus tersendiri bagiku. Kolaborasi antara sutradara dan tim penulis naskah dalam membangun kisah time travel dalam film ini boleh dibilang sangatlah mudah untuk diikuti. Rentang waktu yang digunakan pun tidak terlalu jauh sehingga masih terasa realistis. Moment aksi yang diciptakan film ini juga eksekusinya tak kalah seru. Aksi kejar-kejaran pesawat jet canggih, baku tembak hingga pertunjukan senjata mirip Lightsaber cukup memuaskan. Tak dilupakan juga moment dramatisasi film ini lewat hubungan keluarga Adam Reed terasa heartwarming.


Aku sangat suka chemistry antar pemainnya yang tampil sangat memukau dan mencuri perhatian. Komedi khas Ryan Reynolds masih bisa kita rasakan dalam film ini meskipun tidak sebrutal saat dirinya sebagai Deadpool atau Free Guy. Tek-tokan dengan Adam versi bocah yang diperankan Walker Scobell juga suprisingly seru banget. Beberapa kali aku dibuat tertawa oleh kelakuan mereka berdua. Kemunculan karakter yang diperankan Zoe Saldana dan Mark Ruffalo pun semakin memeriahkan film ini. Dibuat pangling ngeliat Zoe Saldana tanpa riasan Gamora atau Avatar.. Cantik banget!


Untuk segi visual, film THE ADAM PROJECT (2022) sudah jelas tidak perlu diragukan lagi. Mungkin keseruan aksi baku tembak film ini akan semakin meningkat jika ditonton di layar lebar bioskop dengan teknologi audio Dolby Atmos. Yang sedikit membuatku kurang sreg dalam film ini mungkin eksekusi akhir cerita film ini terasa antiklimaks dan terlalu cepat. Kebersamaan keluarga Adam Reed nya masih kurang banyaaak!
Overall, film THE ADAM PROJECT (2022) surprisingly bagus dan memuaskan! Duet Ryan Reynolds dan Walker Scobell sungguh menghibur!



[7.5/10Bintang]