Selasa, 17 Mei 2022

[Review] Firestarter: Kisah Bocah Super Yang Memiliki Kekuatan Api Dalam Tubuhnya


#Description:
Title: Firestarter (2022)
Casts: Ryan Kiera Amstrong, Zac Efron, Sydney Lemmon, Kurtwood Smith, John Beasley, Michael Greyeyes, Gloria Reuben
Director: Keith Thomas
Studio: Universal Pictures, Blum House Productions, Peacock, UIP Movies


#Synopsis:
Charlie McGee (Ryan Kiera Amstrong), seorang anak perempuan yang dianggap aneh dan sering dibully oleh teman-temannya. Hal tersebut beralasan karena Charlie tak pernah hidup bersosialisasi dan dilarang menggunakan gadget oleh kedua orangtuanya yaitu Andy McGee (Zac Efron) dan Victoria McGee (Sydney Lemmon). Suatu hari, disaat Charlie ingin mencoba main basket, salah satu temannya membuat Charlie malu sekaligus emosi di lapangan. Ia pun hanya bisa menahan emosinya lalu pergi untuk menenangkan diri. Namun sayang, emosi Charlie tak kunjung reda hingga akhirnya ia mengeluarkan kekuatan bara api serta ledakan dahsyat dan menghebohkan sekolah.


Kejadian tersebut membuat pihak sekolah memanggil kepolisian dan juga Andy untuk menanyakan perihal apa yang sebenarnya dilakukan Charlie hingga menimbulkan ledakan dahsyat di toilet. Andy pun berusaha semaksimal mungkin untuk menutupi tentang kekuatan api yang dimiliki sang anak agar tidak diamankan oleh pihak kepolisian.


Seiring berjalannya waktu, kejadian yang menghebohkan itu menjadi perhatian bagi organisasi eksperimental bernama The Shop. Jane Hollister (Gloria Reuben) selaku pimpinan The Shop mengutus John Rainbird (Michael Greyeyes) untuk menangkap Charlie karena kekuatannya bisa semakin tidak terkendali jika dibiarkan begitu saja. Hollister dan Dr. Joseph Walness (Kurtwood Smith) sebagai pencipta obat kimia Lot-6 akan memanfaatkan kekuatan dahsyat dari Charlie untuk menyempurnakan Lot-6.



Melihat keadaan menjadi kacau membuat Andy dan Victoria harus berusaha sekuat tenaga melindungi anak mereka dari incaran The Shop. Keduanya pun terpaksa menggunakan kekuatan super mereka untuk melindungi Charlie, karena Andy dan Victoria sendiri merupakan korban eksperimental obat kimia Lot-6 di The Shop. Akankah Charlie bisa terbebas dari incaran The Shop meskipun harus merelakan kepergian kedua orangtuanya?


#Review:
Universal Pictures dan Blum House Productions menghadirkan sebuah film remake terbaru yang diadaptasi dari film klasik dan novel populer karya Stephen King berjudul FIRESTARTER (2022). Untuk versi film klasiknya sendiri dirilis pada tahun 1984 silam dan respon para penonton terhadap film klasiknya sendiri terbilang jauh dari kata memuaskan. Entah mengapa Universal dan Blum House begitu tertarik menggarap ulang film ini, padahal novel-novel Stephen King masih banyak banget yang belum diangkat ke film layar lebar.


Untuk segi cerita, premis film FIRESTARTER (2022) langsung mengingatkanku pada film BRIGHTBURN (2019) yang sama-sama mengisahkan bocah cilik memiliki kekuatan super dalam tubuhnya. Pada film ini, cerita asal muasal kekuatan super milik Charlie dan kedua orangtuanya berasal dari hasil eksperimen sebuah organisasi. Ide tersebut kembali mengingatkanku akan Mutants yang eksis di franchise film X-Men. Namun sayang, alur cerita dibuat sangat predictable dan membosankan. 


Kesederhanaan cerita film FIRESTARTER (2022) semakin bikin ngantuk karena tidak memiliki sesuatu hal yang menarik perhatian. Chemistry antar karakter nya pun tidak kuat dan sangat terlihat jika mereka sedang berakting. Keith Thomas terlalu bermain aman dan tidak menghadirkan suatu hal yang baru dalam FIRESTARTER (2022) versi terbaru ini. Untuk visual efek yang dihadirkan pun tidak terlalu menonjol karena basic genre yang dihadirkan film ini lebih ke horror science fiction. Namun intens horrornya juga nanggung banget. Sosok Charlie McGee yang memiliki kekuatan Pyrokinesis juga tidak berhasil menampilkan sosok seram seperti Brandon Beyer dalam film BRIGHTBURN (2019).
Overall, film FIRESTARTER (2022) bisa jadi salah satu film adaptasi novel Stephen King yang membosankan dan forgettable, meskipun memiliki potensi yang cukup oke untuk dikembangkan lebih besar lagi


[4/10Bintang]

Jumat, 06 Mei 2022

[Review] Doctor Strange In The Multiverse Of Madness: Berpetualang Melintasi Antar Semesta Yang Seru & Mengerikan!



#Description:
Title: Doctor Strange in The Multiverse of Madness (2022)
Casts: Benedict Cumberbatch, Elizabeth Olsen, Benedict Wong, Chiwetel Ejiofor, Xochitl Gomez, Michael Stuhlbarg, Rachel McAdams, Patrick Stewart, John Krasinski, Anson Mount, Hayley Atwell, Lashana Lynch, Sheila Atim, Julian Hilliard, Jett Klyne
Director: Sam Raimi
Studio: Marvel Studios, Walt Disney Studios


#Synopsis:
Doctor Stephen Strange (Benedict Cumberbatch) akhirnya mengikhlaskan Christine Palmer (Rachel McAdams) untuk menikah dengan pria lain setelah hubungan keduanya yang tidak bisa berlanjut. Disaat Doctor Strange sedang menghadiri acara pernikahan mantan kekasihnya itu, terjadi sebuah kekacauan yang berasal dari makhluk mistis berwujud gurita raksasa bernama Shuma-Gorath. Doctor Strange pun tidak bisa tinggal diam, ia langsung pergi meninggalkan acara pesta dan melawan Shuma-Gorath secepatnya dengan dibantu Wong (Benedict Wong).



Setelah berhasil mengalahkan Shuma-Gorath, Doctor Strange dan Wong bertemu dengan remaja wanita bernama America Chavez (Xochitl Gomez) yang terdampar di Universe utama setelah gagal melawan kekutan mistis saat dirinya bersama dengan Varian Doctor Strange dari Universe lain. Doctor Strange pun merasa tidak asing saat bertemu dengan Chavez, karena ia sering melihat di dalam mimpinya.


Chavez yang terdampar di Universe utama ini berusaha untuk menghindari sosok iblis yang memburunya dengan cara berpindah Universe. Varian Doctor Strange yang selama ini membantunya kini sudah tewas karena gagal melindungi diri Chavez dan sebuah kitab bernama Vishanti yang konon memiliki kekuatan luar biasa untuk menangkal segala macam kekuatan mistis.



Mendengar apa yang diucapkan oleh Chavez membuat Doctor Strange dan Wong mencari cara untuk melindungi Chavez dan secepatnya menemukan Kitab Vishanti. Mereka pun bergegas pergi ke Kamar Taj untuk bersembunyi sambil merencanakan langkah selanjutnya.
Doctor Strange kemudian menemui Wanda Maximoff (Elizabeth Olsen) yang berhasil mempelajari salah satu kitab keramat yaitu Darkhold dan menyebabkan peristiwa Hex di Westview. Namun upaya yang dilakukannya Doctor Strange kurang tepat. Wanda sudah menguasai Kitab Darkhold dan kini menjelema menjadi sosok Scarlet Witch. Selama mempelajari Kitab Darkhold, Wanda mencari berbagai macam cara agar bisa hidup bahagia dengan kedua anak imajinasinya yaitu Billy (Julian Hilliard) dan Tommy (Jett Klyne). Mendengar kehadiran America Chavez yang memiliki kekuatan bisa melintasi antar Universe, membuat Wanda tertarik dan ingin menyerap seluruh energinya. Meskipun sudah berulang kali dijelaskan oleh Doctor Strange bahwa hal tersebut sangat berbahaya, Wanda tidak memperdulikannya. Ia langsung pergi menuju Kamar Taj untuk menangkap Chavez. Wanda yang kini sudah memiliki kekuatan Scarlet Witch, semakin mudah untuk menghancurkan apapun yang menghalangi dirinya.




Kekacauan terjadi di Kamar Taj setelah Wanda datang. Pasukan penyihir dari berbagai penjuru dunia dibantai oleh Wanda. Melihat situasi yang semakin kacau membuat Chavez panik dan ketakutan. Hal tersebut berhasil mengeluarkan kekuatannya dan membuka portal untuk berpindah Universe. Chavez dan Doctor Strange kemudian terhisap dan terdampar di Universe Earth 838 yang dimana pada Universe tersebut, sosok Doctor Strange sudah tiada dan dianggap sebagai pahlawan. Keduanya pun mencari Sanctum Sanctorum Varian Doctor Strange disana untuk mencari petunjuk tentang Buku Vishanti. Namun sayang, mereka malah ditangkap oleh Varian Mordo (Chiwetel Ejiofor) karena kehadiran Doctor Strange dan Chavez dianggap sebagai ancaman berbahaya bagi Universe Earth 838. Doctor Strange kemudian dipertemukan dengan Team Illuminati untuk diadili dan mendapatkan vonis karena telah melakukan perjalanan antar Universe.




Sementara itu, Wanda yang berhasil melumpuhkan Kamar Taj kini berusaha untuk mencari cara agar bisa menangkap Doctor Strange dan Chavez. Ia pun menggunakan mantra Dreamwalking yang ada di Kitab Darkhold untuk merasuki Varian Wanda yang ada di Universe 838. Doctor Strange pun berusaha mencari segala cara untuk menghindar dari kejaran Wanda dan melindungi America Chavez. Akankah aksi Wanda kali ini berhasil dan Doctor Strange di Universe utama gagal seperti Varian Doctor Strange di Universe lain?


#Review:
Phase 4 Marvel Cinematic Universe semakin banyak menghadirkan nuansa baru dalam setiap film atau serial teranyarnya. Kali ini, film solo kedua karakter Doctor Strange yang berjudul MULTIVERSE OF MADNESS (2022) menghadirkan kisah Doctor Strange dengan menambahkan elemen horror yang disutradarai oleh kreator film horror EVIL DEAD (1987) dan TRILOGY SPIDER-MAN (2002-2007) versi Tobey Maguire yaitu Sam Raimi.


Untuk segi cerita, film MULTIVERSE OF MADNESS (2022) ini menurutku terasa sedikit terburu-buru terutama di paruh awal film. Hal itu bisa sangat dirasakan saat tiga subplot muncul sekaligus tanpa development story yang mendalam. Pace alur cerita menjadi semakin padat saat karakter Doctor Strange menjelajah berbagai Universe dan terdampar disana bersama dengan America Chavez. Konsep Multiverse yang dihadirkan dalam film ini kembali lagi bergerak terlalu cepat sehingga kemunculan cameo anggota Illuminati menjadi tidak terlalu mengesankan seperti Spider-Man versi Tobey dan Garfield. Namun kehadiran mereka masih berhasil menjadi fan service singkat bagi pecinta Marvel.



Yang sedikit membingungkan dari film MULTIVERSE OF MADNESS (2022) ini bisa juga disebut sebagai sekuel dari serial WANDAVISION (2021). Fokus cerita film ini hampir 60/40 antara Doctor Strange dengan Wanda. Malah plot cerita makin lama makin berfokus pada nasib Wanda Maximoff usai tragedi Westview serta dikendalikan oleh Book Darkhold. Meskipun porsinya lebih berat ke Wanda, namun kisah Wanda yang masih belum move-on terhadap kedua anaknya lumayan berhasil membawa penonton merasakan kerinduan seorang ibu akan anaknya. Kehadiran Bolang Multiverse yaitu America Chavez pun tidak menjadi sesuatu yang wow bagiku karena dia menjadi beban bagi semua Varian Doctor Strange di setiap Universe nya. Hahaha.
Terlepas dari plot cerita yang terkesan buru-buru, film MULTIVERSE OF MADNESS (2022) masih mempunyai kekuatan lainnya kok! Poin plus pertama datang dari ensemble cast yang cukup berhasil membawakan suasana baru untuk karakter mereka masing-masing. Benedict Cumberbatch sukses menjelema menjadi berbagai macam Varian Doctor Strange. Penampilan mencuri perhatian dan sangat overpower datang dari Elizabeth Olsen sebagai Wanda Maximoff yang mengalami kerasukan Scarlet Witch. Tingkat keseraman sosok Wanda semakin perfect berkat elemen horror khas Sam Raimi diterapkan dalam film ini. Beberapa sekuens jumpscared, atmosfer horror hingga angle kamera yang creepy banget sukses divisualkan dengan sangat baik! Salah satu adegan paling berkesan buatku adalah fighting scene dua Doctor Strange dengan menggunakan note melody dan kemunculan Wanda yang sudah seperti penampakan setan! Gilaaa serem bangeeeet siaaah!


Untuk segi visual, perjalanan melintasi berbagai macam Universe yang dilakukan Doctor Strange dan Chavez tampil spektakuler dan memukau. Hal tersebut berhasil dilakukan berkat permainan visual efek dari Marvel Studios memang tak perlu diragukan lagi.
Overall, film DOCTOR STRANGE IN THE MULTIVERSE OF MADNESS (2022) sukses menyajikan sebuah kisah superhero Marvel dengan sentuhan horror yang berkesan meskipun alur ceritanya terkesan buru-buru banget. WE NEED SAM RAIMI DIRECTOR'S CUT!



[8.5/10Bintang]

Kamis, 05 Mei 2022

[Review] Moon Knight: Jagoan Baru MCU Yang Memiliki Kepribadian Ganda!




#Description:
Title: Moon Knight - First Season (2022)
Casts: Oscar Isaac, Ethan Hawke, May Calamawy, Karim El-Hakim, Lucy Thackeray, Saffron Hocking, Shaun Scott, Gaspard Ulliel, Antonia Salib
Created By: Jeremy Slater
Studio: Marvel Studios, Disney Plus


#Synopsis:
Steven Grant (Oscar Isaac) bekerja sebagai petugas merchandise di sebuah museum di Inggris. Steven yang sangat mencintai peninggalan bersejarah asal Mesir sangat berharap diberi kesempatan untuk menjadi Tour Guide disana. Namun harapannya itu sangat sulit terwujud lantaran dirinya kurang pandai bergaul dan dianggap aneh oleh para petugas lain. Selain itu, Steven Grant juga sering mengalami gangguan tidur dan dalam mimpinya itu, ia merasa seperti nyata.



Suatu ketika. Steven bermimpi dirinya sedang berada di wilayah pegunungan Alpen di Australia dan melihat sebuah sekte yang sedang melakukan ritual. Sekte tersebut dipimpin oleh Arthur Harrow (Ethan Hawke) mengaku jika dirinya merupakan utusan dewa Mesir dan bisa melakukan penghakiman atas dosa yang diperbuat oleh manusia. Arthur terkejut melihat musuh bebuyutannya yang bernama Marc Spector (Oscar Isaac) ada didepan mataya. Ia pun memintanya untuk segera menyerahkan salah satu benda peninggalan Mesir kuno yaitu Scarab yang ada ditangan Marc. Hal itu membuat Steven kebingungan karena dirinya sama sekali tidak mengenal Arthur. Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Arthur ingin mendapatkan Scarab tersebut untuk menemukan makam kuno dewa Mesir bernama Ammit. Dalam sekejap, tiba-tiba saja Steven berhasil mengalahkan seluruh anak buah Arthur yang mengejarnya dengan tangan dan tubuhnya yang bersimbah darah. Setelah berhasil meloloskan diri, Steven kemudian terbangun dari tidurnya dan menganggap jika kejadian menegangkan tadi hanyalah mimpi belaka. Steven pun kemudian bersiap-siap bangun untuk pergi bekerja ke museum.



Setibanya di museum, Steven kedatangan tamu tak diundang yaitu Arthur dan beberapa pengikutnya. Steven benar-benar tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Arthur menjadi semakin kesal dan memaksa Steven untuk segera memberikan Scarab itu. Namun disaat Steven menyerahka Scarab tersebut, tiba-tiba saja ia mendengar suara bisikan dari sosok dewa Khonshu (Karim El-Hakim) dan juga Marc Spector yang ada dalam dirinya. Marc meminta Steven untuk segera kabur karena Arthur sangat berbahaya. Arthur tidak tinggal diam, ia membangkitkan monster kuno Mesir untuk memburu Steven.



Steven makin ketakutan dengan apa yang terjadi pada dirinya. Marc kemudian meminta Steven untuk mengizinkan dirinya untuk mengendalikan tubuh Steven agar bisa melawan monster yang mengejar mereka. Karena situasi semakin kritis, Marc akhirnya mengambil alih Steven dan berubah menjadi Moon Knight untuk melawan musuh. Setelah kejadian tersebut, Steven Grant akhirnya menyadari jika dirinya memiliki kepribadian ganda.
Kekacauan yang terjadi di museum itu membuat Steven dipecat dari pekerjaannya karena menimbulkan kerusakan parah. Steven sudah berusaha menjelaskan tentang monster kuno Mesir yang menyerangnya itu namun hasilnya sia-sia. Rekaman CCTV yang ada di museum dengan jelas memperlihatkan cuma Steven seorang diri yang berlari-lari dan menabrak banyak benda. Steven sangat kesal pada Marc karena telah membuatnya dipecat dari pekerjaannya itu. Setibanya dirumah, Steven mendapatkan panggilan telepon dari ponsel lipat yang tersembunyi. Ketika diangkat, telepon tersebut berasal dari Layla El-Faouly (May Calamawy), istri dari Marc Spector yang berhasil kabur dari incaran Arthur Harrow.


Pertemuan Steven dan Layla akhirnya menjelaskan tentang sosok Marc Spector yang merupakan seorang tentara bayaran di Amerika Serikat sekaligus Avatar dari dewa Khonshu. Berkat Khonshu lah Marc Spector memiliki kekuatan super sebagai Moon Knight dengan tujuan untuk melindungi para pengembara malam dan menahan orang-orang yang berusaha membangkitkan dewa Mesir kuno jahat yaitu Ammit. Tak membutuhkan waktu lama, Arthur berhasil melacak keberadaan Steven dan Layla. Keduanya pun kembali dikejar untuk mendapatkan Scarab. Arthur yang semula avatar dari Khonshu kini berpindah pada Ammit karena ia percaya jika dirinya bisa menemukan makam Ammit, ia bisa memusnakan kejahatan umat manusia yang sudah ataupun belum dilakukan. Khonshu pun tidak tinggal diam, ia memberikan kekuatan dan identitas baru untuk Steven Grant sebagai Mr. Knight agar bisa melawan anak buah dari Arthur.
Setelah berhasil membuat Steven, Marc dan Layla kewalahan, Arthur sukses merebut Scarab dari mereka. Ia pun langsung bergegas pergi ke padang pasar di Kairo untuk menemukan makam Ammit disana.


Khonshu semakin khawatir, ia pun memanggil para dewa-dewa kuno yang masih memiliki Avatar untuk memperingatkan tentang rencana Arthur yang akan membangkitkan Ammit. Namun sayang, Arthur ternyata pintar bernegosiasi dan mempengaruhi para Avatar lain sehingga peringatan Khonshu akan rencana Arthur menjadi tidak dianggap berbahaya oleh yang lain. Arthur pun pergi meninggalkan pertemuan para Avatar dan melanjutkan misinya untuk menemukan makam Ammit.




Setelah Arthur dan anak buahnya pergi, salah satu Avatar yaitu Yatzil (Diana Bermudez) memberitahu Steven, Marc dan Layla untuk menemui seorang kolektor benda-benda mesir kuno yaitu Anton Mogart (Gaspard Ulliel) yang dimana pada salah satu prasasti terdapat sebuah pola peta bintang petunjuk makam Ammit. Disaat mereka berhasil mencuri peta tersebut, Khonshu menggunakan kekuatannya untuk mengembalikan langit malam sesuai dengan peta bintang yang tertera. Namun sayang, hal tersebut membuat Khonshu kehabisan energi dan ditangkap oleh para dewa-dewa lain. Steven, Marc dan Layla terpaksa harus berjuang tanpa bantuan Khonshu lagi.


Setelah berhasil menemukan makam Ammit, satu persatu rahasia kelam dari Marc Spector perlahan mulai terkuak. Hal tersebut membuat Steven dan juga Layla terkejut. Mereka pun harus berhadapan lagi dengan Ammit yang kini semakin kuat dan tak terkalahkan. Ammit langsung menembak tubuh Steven dan Marc hingga keduanya tak sadarkan diri. Dalam kondisi kritis tersebut, raga Steven dan Marc kini terpisah. Mereka bertemu dengan dewi mesir kuno berkepala kudanil yaitu Taweret (Antonia Salib) dan membawa Steven dan Marc mengarungi alam baka antara hidup dan mati bernama Duat. Keduanya pun harus memiliki berat yang seimbang agar bisa kembali ke dunia seutuhnya. Akankah Steven, Marc dan Layla berhasil menghentikan Arthur Harrow?


#Review:
Phase 4 Marvel Cinematic Universe semakin konsisten untuk menyajikan sesuatu yang baru dan berbeda baik untuk film layar lebar dan serialnya. Usai Shang-Chi dan Eternals, Phase 4 MCU kembali kedatangan superhero baru yaitu MOON KNIGHT (2022). Keputusan Marvel Studios memperkenalkan karakter Moon Knight dengan format serial merupakan langkah yang sangat tepat, karena lebih leluasa mengeksplorasi karakter Moon Knight yang mempunyai kepribadian ganda.


Untuk segi cerita, serial MOON KNIGHT (2022) dibuat stand-alone banget dan sama sekali tidak menampilkan superhero-superhero Marvel yang sudah eksis di MCU. Jeremy Slater dan Mohamed Diab ingin menyajikan origin story karakter Moon Knight dengan sentuhan budaya Mesir kuno yang sangat memukau. Sepanjang enam episode yang ditayangkan, penonton diajak untuk mengikuti perjalanan Steven Grant menemukan kekuatan yang asalnya dari dewa-dewa Mesir kuno. Referensi yang diambil oleh kreator dan sutradara unuk serial ini begitu detail dan menarik perhatian, terutama bagi kamu yang sangat suka dengan budaya dan mitologi Mesir kuno, pasti akan menyukai serial ini. Meskipun pada Episode 4-6 alur cerita sedikit membingungkan karena menghadirkan plot twist tentang kematian dan alur cerita tiba-tiba saja bergerak mundur. 


Keputusan Marvel Studios menunjuk sineas asli asal Mesir yaitu Mohamed Diab sangatlah tepat, sehingga referensi dan visualisasi Mesir dan Arab yang ada dalam serial ini tidak terjebak pada stereotype gurun pasir tandus, debu dimana-dimana serta filter warna orange kuning menyala. Pemilihan scoring musik juga begitu tepat dan menyatu dengan seluruh adegan. Selain itu, visual efek untuk ukuran serial MCU yang hadir dalam serial MOON KNIGHT (2022) ini tidaklah mengecewakan. Penggambaran referensi budaya Mesir kuno nya sangat menawan. Ilustrasi alam baka Duat yang melegenda di budaya Mesir kuno sungguh memanjakan mata. Timing penayangan serial MOON KNIGHT (2022) saat bulan suci Ramadan juga menurutku sangatlah tepat dan sesuai dengan tema budaya Mesir dan Arab.


Untuk jajaran pemain, penampilan aktor Oscar Isaac sebagai Moon Knight menjadi highlight dan bintang utamanya disini. Pergantian dua karakter sekaligus dari Steven Grant ke Marc Spector perlahan makin smooth. Bahkan yang lebih memukaunya lagi, Oscar Isaac mampu berpindah logat dari American ke English dengan sangat baik. Gokil sih.. Teamwork antara dua karakter superhero ini juga selalu berhasil memancing tawa dan keseruan lantaran memiliki dua sifat yang bertolak belakang. Baru pertama kali dalam sejarah MCU, sosok superhero nya punya kepribadian ganda dan berhasil mencuri perhatian penontonnya. Penampilan Ethan Hawke sebagai pimpinan sekte bernama Arthur Harrow juga nyaris tanpa cela. Aura penjahat yang menyeramkan karena begitu terobsesi dengan kekuatan dari dewa mesir kuno Ammit begitu kuat terpancar. Tak boleh dilupakan juga sang Scarlet Scarab yaitu Layla yang diperankan oleh May Calamawy. Meskipun kapasitas peran Layla sangat terbatas, namun masih tetap bisa melengkapi kisah masa lalu bersama dengan Marc Spector.
Overall, serial MOON KNIGHT (2022) tampil sebagai salah satu serial MCU terfavoritku karena benar-benar stand-alone tanpa bantuan cross over, cameo maupun Multiverse yang sangat gencar dipromosikan MCU pada Phase 4 ini.


[8/10Bintang]

Minggu, 01 Mei 2022

[Review] Love Ft. Marriage And Divorce - Third Season: Kejutan Tiada Henti Hingga Ganti Pemain!


#Description:
Title: Love feat. Marriage and Divorce - Third Season (2022)
Casts: Kang Shin-Hyo, Lee Ga-Ryeong, Kim Eung-Soo, Lee Jong-Nam, Ji Young-San, Park Joo-Mi, Park Seo-Kyung, Lee Hye-Sook, No Ju-Hyeon, Lee Hyo-Chun, Jeon No-Min, Jeon Su-Kyeong, Jeon Hye-Won, Lim Han-Bin, Moon Sung-Ho, Bu-Bae, Lee Min-Young, Song Ji-In, Lim Hye-Young
Director: Yoo Jung-Joon, Lee Seung-Hoon
Studio: TV Chosun, Netflix


#Synopsis:
Kondisi kandungan Song Won kian membesar dan siap untuk segera melahirkan anak pertamanya. Sang suami yaitu Pan Sa-Hyung beserta dengan kedua orangtuanya sudah tidak sabar menunggu kehadiran anak sekaligus cucu pertama mereka lahir ke dunia. Mereka bertiga kompak menjadi suami sekaligus mertua siaga bagi Song Won.

Sementara itu, rumah tangga Sa Pi-Young dan Shin Yu-Shin semakin mengkhawatirkan. Pi-Young kekeuh ingin bercerai dengan sang suami setelah perselingkuhan Yu-Shin dengan A-Mi terkuak. Namun Yu-Shin terus meminta maaf dan memohon ampun agar mereka tidak bercerai. Yu-Shin selalu beralasan perceraian mereka akan berdampak buruk pada Ji-A. Tak hanya itu saja, setelah pisah rumah, Yu-Shin tinggal dengan A-Mi dan juga ibu tirinya yaitu Kim Dong-Mi. Percekcokan kerap terjadi diantara mereka bertiga karena tidak ada yang mau mengalah satu sama lain.
Pi-Young untuk sementara waktu merahasiakan tentang konflik dan perceraian kepada anaknya. Ia tak ingin Ji-A memikirkan hal-hal buruk tentang perpisahan kedua orangtuanya itu. Pi-Young berusaha untuk mengurangi intensitas Ji-A bertemu dengan keluarga ayahnya karena disana ada A-Mi.

Setelah ditinggal oleh Nam Ga-Bin, hidup Park Hae-Ryun semakin kacau dan berantakan. Ia merasa sangat menyesal karena telah melepas keluarga bahagianya demi Ga-Bin. Kini Hae-Ryun hidup seorang diri disebuah rumah kecil tanpa bisa berkomunikasi lagi dengan kedua anaknya. Sementara itu, Lee Si-Eun semakin mantap dan tidak menyesali telah bercerai dengan sang suami. Ia jauh lebih bahagia hidup bersama dengan Park Hyang-Ki dan Park Woo-Ram.

Setelah resmi bercerai dengan Pan Sa-Hyung dan mendapatkan dana kompensasi yang cukup melimpah, Boo Hye-Ryung kini semakin percaya diri dan semakin agresif agar bisa mendapatkan hati Seo Ban. Ia pun sering menghabiskan waktu bersama dengan Pi-Young dan Si-Eun.

Usai memutuskan pergi dari Park Hae-Ryun, Nam Ga-Bin kini kembali pada mantan kekasihnya yaitu Seo Dong-Ma yang menyesali telah mengakhiri hubungan mereka. Tanpa basa-basi lagi Dong-Ma langsung mengajak Ga-Bin untuk menikah meskipun kedua orangtua Dong-Ma sudah sangat lelah menghadapi kelakuan anaknya yang tak pernah menuruti permintaan orangtua.

Waktu terus berlalu, hubungan A-Mi dan Dong-Mi semakin memburuk. Mereka selalu bertengkar karena hal-hal sepele. Puncak kekacauan terjadi disaat Ji-A kerasukan arwah sang kakek dan menyerang Dong-Mi. Gara-gara kejadian itu, A-Mi curiga jika ibu tiri dari Yu-Shin tersebut adalah orang yang menyebabkan kakek Ji-A meninggal. Dong-Mi sangat panik dan wajahnya pucat saat melihat Ji-A kerasukan mantan suaminya itu.

Hari persalinan pun tiba, Song Won kini masuk ke rumah sakit. Sa-Hyung sangat setia menemani sang istri untuk melahirkan. Kedua orangtuanya pun siaga dan siap segera berangkat ke rumah sakit jika Song Won sudah melahirkan. Setelah menunggu cukup lama, proses persalinan pun selesai. Song Won melahirkan seorang bayi laki-laki. Ia sampai menangis bahagia melihat anak pertamanya itu lahir ke dunia. Namun selang beberapa waktu kemudian, tiba-tiba Song Won mengalami sesak nafas dan terjadi pembekakan darah akibat air ketuban masuk ke dalam pembuluh darah. Dokter berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan nyawa Song Won namun hasilnya sia-sia. Song Won meninggal dunia setelah melahirkan bayi laki-lakinya. Tangis pecah saat Sa-Hyung mengetahui Song Won sudah tiada. Ibu dan ayahnya juga tak menyangka Song Won pergi secepat itu. Mereka tak sanggup melihat cucu pertamanya itu tumbuh tanpa adanya sosok ibu kandung. Duka benar-benar menyelimuti keluarga Pan Sa-Hyung.

Disisi lain, Seo Ban akhirnya mengaku jika ia adalah teman semasa kecil dari Si-Eun. Hal tersebut membuat Si-Eun terkejut karena selama ini Seo Ban dikenal sebagai rekan kerja yang pendiam dan dingin. Seo Ban sangat senang dan bahagia bisa bertemu lagi dengan cinta pertamanya sejak ia anak-anak. Kebaikan Si-Eun serta kenangan indah bermain saat mereka anak-anak menjadi hal yang tak bisa dilupakan oleh Seo Ban. Mereka berdua pun menjadi sering bertemu dan membuat kedua anak Si-Eun senang karena sang ibu memang sudah sangat pantas untuk bahagia.

Menjelang hari ulang tahun Seo Ban, Hye-Ryung selalu berusaha untuk dekat dengan Seo Ban. Bersama dengan Pi-Young mereka berencana menggelar pesta kecil-kecilan untuk merayakan ulang tahun Seo Ban. Hye-Ryung sangat berharap kejutan itu bisa meluluhkan hati Seo Ban dan akhirnya mereka berpacaran.
Acara ulang tahun pun berjalan dengan lancar dan menghadirkan sebuah kejutan tak terduga. Seo Ban mengajak Si-Eun untuk berpacaran dihadapan Hye-Ryung dan Pi-Young. Keduanya pun terkejut karena Seo Ban malah memilih Si-Eun. Namun sebagai teman, mereka pun mengikhlaskan hal tersebut meskipun dalam hati Hye-Ryung ia kesal karena kalah dari Si-Eun.

Hubungan asmara Si-Eun dan Seo Ban pun semakin lengket. Mereka berdua benar-benar sedang jatuh cinta. Disaat yang bersamaan pula, Park Hae-Ryun semakin mantap untuk meminta rujuk pada Si-Eun. Ia yakin jika meminta maaf dengan tulus dan menyesali semua perbuatannya, sang mantan istri bisa saja menerimanya lagi menjadi sebagai suami.

Dong-Mi semakin sering diganggu oleh arwah suaminya. Salah satunya terjadi disaat ia sedang berenang dan bertemu dengan Seo Ban. Arwah sang suami merasuki tubuh Seo Ban dan Dong-Mi pun disiksa olehnya. Dong-Mi pun memutuskan untuk pergi dari rumah dan menemui temannya yang ada di Singapura.

Keluarga Sa-Hyung masih diselimuti duka setelah kepergian Song Won. Mereka masih belum bisa menerima kenyataan jika anak dan cucu mereka tak bisa merasakan kasih sayang dari ibu kandungnya. Selain itu, hidup Sa-Hyung benar-benar hampa karena kematian sang istri. Melihat anaknya yang selalu melamun membuat sang ayah, Pan Moon-Ho khawatir. Ia yakin jika anaknya itu akan sulit membuka hati untuk wanita lain karena terlalu mencintai mendiang istrinya. Mendengar kabar kematian Song Won membuat Hye-Ryung terkejut. Ia tak menyangka jika mantan suaminya itu mengalami duka secepat itu. Melihat anak dari mantan suaminya itu membuat Hye-Ryung tersentuh.
Hal tersebut membuat kedua orangtua Sa-Hyung berharap jika anaknya itu bisa rujuk dengan Hye-Ryung. Mereka tak ingin melihat cucunya tumbuh besar dengan wanita asing dan lebih baik kembali bersama dengan Hye-Ryung.

Kepergian Dong-Mi membuat A-Mi menjadi lebih tenang tinggal bersama Yu-Shin. Hubungan mereka dengan Pi-Young pun tidak sepanas dulu. Mereka sepakat untuk mengurangi pertengkaran demi kebaikan Ji-A.

Seiring berjalannya waktu, Dong-Ma yang akan segera menikah dengan Ga-Bin dilanda gelisah. Rasa cinta dirinya kepada Ga-Bin perlahan mulai berkurang. Hal tersebut gara-gara Dong-Ma semakin sulit untuk menemukan kecocokan antara dirinya dengan Ga-Bin. Selain itu, Dong-Ma malah terpesona pada wanita lain yaitu Sa Pi-Young pada saat keduanya bertemu dengan cara yang tak biasa. Dong-Ma pun akhirnya mengambil keputusan untuk membatalkan pernikahannya dengan Ga-Bin.

Hubungan Si-Eun dengan Seo Ban yang berencana akan berlanjut ke jenjang pernikahan perlahan mulai diterpa cobaan. Ayah kandung dari Seo Ban merasa keberatan jika anaknya itu menikahi seorang janda berusia 50 tahun dan telah memiliki dua anak. Selain itu, Park Hae-Ryun juga mencoba untuk memperkeruh suasana dengan tak menyetujui pernikahan mantan istrinya itu. Ia beralasan demi kebaikan anak mereka yaitu Hyang-Gi dan U-Ram.

Usai batal menikah dengan Nam Ga-Bin, kini Dong-Ma tertarik pada Pi-Young. Tanpa basa-basi Dong-Ma langsung mengajak Pi-Young untuk menikah. Hal tersebut membuat Pi-Young terkejut karena baru pertama kalinya bertemu dengan pria yang tegas dan tak banyak basa-basi. Setelah makan malam bersama, hubungan Dong-Ma dan Pi-Young ternyata semakin dekat. Untuk sementara waktu, Pi-Young merahasiakan kedekatannya dengan Dong-Ma dari orang-orang disekitar termasuk pada sahabatnya, Si-Eun dan Hye-Ryung.

Hubungan Pi-Young dan Dong Ma kini sudah diketahui oleh Hye-Ryung. Ia lagi-lagi kesal karena gebetannya diambil oleh sahabatnya sendiri. Kini Hye-Ryung sudah tidak memiliki lagi lelaki idaman. Ia pun malah jadi sering mengunjungi keluarga mantan suaminya untuk menjenguk Jeong-Bin. Suatu ketika, Hye-Ryung dibuat terkejut melihat arwah Song-Won dikamar Jeong-Bin. Ia pun sangat panik dan merahasiakan hal tersebut agar tidak menimbulkan kepanikan. Namun sayang, kejadian tersebut kembali terulang dan kini arwah Song-Won merasuki tubuh Hye-Ryung.

Pi-Young pun akhirnya berkata jujur pada Ji-A tentang kedekatannya dengan Dong Ma. Meskipun awalnya Ji-A melarang ibunya untuk menikah lagi, namun setelah mereka menghabiskan waktu berliburan bersama, Ji-A pun mengizinkan sang ibu untuk menikah dengan Dong Ma.

Hal serupa turut dilakukan oleh Seo Ban dan Si-Eun. Mereka menghabiskan waktu liburan musim salju dengan mengajak Hyang-Gi dan U-Ram. Kebersamaan dan kehangatan yang terjalin diantara mereka berempat membuat Hyang-Gi dan U-Ram kini tidak ragu lagi terhadap ketulusan cinta Seo Ban pada ibunya.

Mendengar kabar sang mantan istri akan segera menikah lagi membuat Park Hae-Ryun semakin gelisah. Ia mencoba menghasut kedua anaknya untuk tidak menyetujui pernikahan itu. Ia pun tidak ikhlas jika Seo Ban dipanggil ayah oleh Hyang-Gi dan U-Ram. Tak sampai disitu saja, Park Hae-Ryun juga membujuk kedua anaknya untuk tinggal bersama karena ia yakin kehadiran Hyang-Gi dan U-Ram pada rumah tangga baru Si-Eun dan Seo Ban bisa sedikit menganggu kemesraan pengantin baru.

Waktu terus berlalu, Hye-Ryung yang kerasukan oleh arwah Song Won akhirnya rujuk dan menikah lagi dengan Sa-Hyun. Hubungan keduanya jauh lebih harmonis dan bahagia. Namun mertua dari Hye-Ryung merasa khawatir karena Song Won belum bisa ikhlas akan kematiannya dan berpisah dengan anaknya. Mereka pun diam-diam berkonsultasi pada biksu untuk memperbaiki keadaan agar tidak semakin parah.

Si-Eun dan Seo Ban akhirnya resmi menikah. Sang ayah yang awalnya tidak setuju akhirnya luluh karena ketulusan dan kebaikan dari keluarga Si-Eun. Mereka pun diminta untuk tinggal serumah dengan sang ayah agar tidak kesepian setelah sang istri meninggal.

Beberapa bulan kemudian, Seo Dong Ma dan Sa-Pi Young pun memutuskan untuk menikah setelah resmi bercerai dengan sang mantan suami. Hak asuh Ji-A yang jatuh ke tangan Pi Young membuat Shin Yu-Shin kesal. Ia ngotot ingin membersarkan Ji-A seorang diri dengan alasan Pi-Young pasti akan punya anak lagi. Namun Pi-Young juga mempunyai alasan yang sangat kuat hingga akhirnya Yu-Shin ikhlas merelakan Pi-Young dan Ji-A hidup bahagia dengan Dong Ma.

Setelah arwah sang mantan suami pergi, Kim Dong-Mi mulai menunjukkan gejala stres dan gangguan mental. Hal tersebut membuat A Mi yang masih serumah dengan Dong-Mi ketakutan. Setiap harinya, A Mi selalu melihat kelakuan aneh dari ibu tirinya Yu-Shin itu. Puncaknya, Dong Mi berkata jujur dan mengaku jika dirinya lah penyebab kematian sang suami karena setiap hari memberikan karbohidrat dan makanan tak sehat hidup bersama, hingga menyebabkan serangan jantung saat keduanya sedang menonton di bioskop.


#Review:
Setelah dua musim dirilis pada tahun 2021 lalu, akhirnya musim ketiga LOVE FEAT. MARRIAGE AND DIVORCE (2022) resmi dirilis dan episode perdananya tayang 26 Februari lalu di TV Chosun dan Netflix. Drakor yang satu ini memang mempunyai daya tarik tersendiri karena memiliki tiga kisah rumah tangga yang diguncang tiga pelakor sekaligus. Musim pertama dan Musim kedua dari serial ini sukses mencetak rekor bagi TV Chosun karena selalu konsisten mendapatkan rating yang cukup tinggi. Puncak kesuksesan serial LOVE MARRIAGE DIVORCE (2022) ini terjadi pada Musim kedua dimana setiap episodenya terus mengalami peningkatan rating. Maka tak heran rasanya jika TV Chosun langsung melanjutkan kisah drama rumah tangga tiga karyawan di sebuah radio ini.
Setelah menghadirkan ending episode Musim kedua yang sangat mengejutkan dan mind-blowing, pada Musim ketiganya ini, TV Chosun menghadirkan pro kontra karena tiba-tiba saja mengganti tiga aktor pemeran Pan Sa-Hyun, Shin Yu-Shin dan Kim Dong-Mi! Keputusan mengganti tiga pemain yang sudah menjadi ikon sejak dua musim sebelumnya ini menurutku cukup mengecewakan. Visual ketiga karakter tersebut sudah sangat melekat pada Sung Hoon, Lee Tae-Gon dan Kim Ameliia (Kim Bo-Yeon). Konon alasan Sung Hoon dan Lee Tae-Gon mundur dari serial ini karena ingin menjaga reputasi mereka dan merasa lelah dengan hujatan netizen gara-gara memerankan karakter suami yang berselingkuh. Sementara itu, Kim Ameliia terpaksa meninggalkan peran nenek ganjen Dong-Mi lantaran sedang sibuk dengan project serial atau film lain.
Untuk segi cerita, musim ketiganya ini lebih berfokus pada Lee Si-Eun dan Sa Pi-Young yang deserved to be happy. Namun kebahagiaan mereka sedikit terusik gara-gara para mantan suami tidak terima melihat Si-Eun dan Pi-Young mendapatkan kekasih baru. Konflik mantan suami istri yang terjadi diantara mereka selalu berhasil meningkatkan intens ketegangan dan memancing emosi para penonton. Sang penulis naskah serial ini sepertinya sangat paham dan sudah expert dalam urusan perseteruan dalam rumah tangga yang sudah hancur. Selain menghadirkan ketegangan yang sangat intense, Musim ketiga LOVE MARRIAGE DIVORCE (2022) juga memiliki beberapa adegan menguras emosi dan air mata! Bahkan pada episode-episode awal, penonton langsung dibuat banjir air mata saat adegan karakter Song Won melahirkan anak pertamanya. Baru kali ini aku sangat simpati hingga meneteskan air mata pada karakter pelakor dalam sebuah serial atau film. Subplot yang menarik perhatian selanjutnya datang dari karakter Hyang-Gi, U-Ram dan Ji-A yang merupakan anak kandung dari Pi-Young dan Si-Eun. Sebagai anak dari korban perceraian orangtua, ketiganya yang nampak biasa saja ternyata memiliki rasa sakit hati sama persis seperti ibu kandung mereka. GONG MOMENT anak-anak terjadi disaat berhadapan langsung dengan ayah mereka masing-masing. Ungkapan kekesalan, kecewa dan rasa sakit hati yang diutarakan Hyang-Gi, U-Ram hingga Ji-A sukses membuat ayah mereka tak berkutik.
Drama pacaran Si-Eun - Seo Ban dan Pi-Young - Dong Ma dalam serial ini memang sangat manis, indah dan sangat layak untuk keduanya. Treatment yang dilakukan Seo Ban dan Dong Ma terhadap Si-Eun dan Pi-Young benar-benar maniiis dan romantiiis!
Yang cukup disayangkan dari Musim ketiga bagiku adalah cerita tentang arwah dari Shin Ki-Rim dan Song Won. Keduanya bergentayangan dan mengganggu kehidupan Kim Dong-Mi dan keluarga Sa-Hyun. Plot tentang arwah ini menurutku cringe banget. Apalagi development story dari Shin Ki-Rim yang selalu saja kegatelan saat melihat perempuan cantik dihadapannya. Moment balas dendam yang ia lakukan jadinya semakin tidak masuk di akal penonton. Daripada menghadirkan subplot soal arwah gaje ini mending fokus lagi pada development story pekerjaan ketiga karakter utama di radio yang kini berpisah divisi.
Dari sekian banyak karakter yang hadir pada musim ketiga, karakter Nam Ga-Bin yang diperankan Lim Hye-Young menjadi karakter paling tidak penting dan minim sekali development story. Hampir sepanjang 16 episode hanya galau-galau dan galau saja karena ditinggal menikah oleh Dong-Ma. Rasa kecewa akan penggantian ketiga pemain yang sudah disebutkan di awal review memang sangat berpengaruh pada kenikmatan menonton serial ini. Kehadiran ketiga aktor baru yang aku rasakan masih seperti karakter baru saja. Chemistry dan konflik yang dihadirkan mereka dengan para pemain lama masih belum aku rasakan bahkan sampai episode 16 selesai.
Overall, Musim ketiga LOVE MARRIAGE DIVORCE (2022) cukup berhasil membayar penderitaan yang selama ini dirasakan Si-Eun, Pi-Young dan Hye-Ryung. Namun sekali lagi, penggantian pemain serta subplot soal arwah memang sangat mengganggu. Semoga di Musim keempatnya nanti, cerita bisa lebih padat dan tidak ngadi-ngadi lagi. 



[7.5/10Bintang]

Senin, 25 April 2022

[Review] KKN Di Desa Penari: Ketika Program Kerja Berujung Malapetaka Mengerikan



#Description:
Title: KKN Di Desa Penari - Uncut Version (2022)
Casts: Tissa Biani, Adinda Thomas, Aghniny Haque, Achmad Megantara, Calvin Jeremy, Fajar Nugra, Aulia Sarah, Kiki Narendra, Andri Mashadi, Aty Cancer, Diding Boneng, Dewi Sri
Director: Awi Suryadi
Studio: Pichouse Films, MD Pictures


#Synopsis:
Enam mahasiswa dari sebuah kampus akhirnya bisa menjalankan program Kuliah Kerja Nyata atau KKN setelah Ayu (Aghniny Haque) dan kakaknya yaitu Ilham (Andri Mashadi) berhasil meminta tolong pada kepala desa, Pak Prabu (Kiki Narendra) untuk mengizinkan Ayu dan keempat temannya mengabdi di desa. Setelah menempuh perjalanan cukup panjang mulai dari menyusuri jembatan hingga hutan, Ayu, Nur (Tissa Biani), Widya (Adinda Thomas), Bima (Achmad Megantara), Wahyu (Fajar Nugra) dan Anton (Calvin Jeremy) tiba di desa yang akan menjadi tempat mereka untuk KKN.


Pak Prabu kemudian mengarahkan Ayu, Nur dan Widya untuk sementara tinggal di rumah Ibu Sundari (Aty Cancer). Dan untuk Bima, Wahyu dan Anton mereka diarahkan tinggal di posyandu sambil menunggu rumah posko desa selesai direnovasi. Untuk yang pertama kalinya desa yang dipimpin Pak Prabu kedatangan mahasiswa untuk KKN. Ayu dan kawan-kawan siap mengabdi dan membantu apapun yang warga butuhkan disana. Pak Prabu dan beberapa warga desa kemudian meminta bantuan untuk menghidupkan kembali tempat penampungan mata air Sinden yang dulunya menjadi sumber air bagi warga desa. Ayu dan yang lainnya kemudian membagi tugas dalam merencanakan perbaikan jalur penampungan mata air Sinden. Ayu dengan Bima, Widya dengan Wahyu dan Nur dengan Anton.


Keesokan harinya, mereka berenam diajak untuk menuju ke tempat penampungan mata air Sinden dan melihat kebun jagung milik warga desa. Dalam perjalanan itu tiba-tiba Widya menanyakan pada Pak Prabu mengenai suara nyanyian Sinden dan lantunan gamelan yang ia dengar selama berjalan di hutan. Pak Prabu dan yang lainnya terkejut. Mereka meminta Widya untuk tidak sembarangan lagi berbicara saat berada ditempat asing. Ia pun mengingatkan pada keenam mahasiswa tersebut untuk tidak melewati batas gapura sesajen dan masuk ke hutan Tapak Tilas demi menghormati tradisi warga desa.



Waktu terus bergulir. Satu persatu dari para mahasiswa KKN ini mulai mengalami kejadian aneh. Nur selalu diikuti makhluk berwujud hitam besar dan seorang nenek tua. Widya sering melihat bayangan perempuan dengan busana penari jawa berwarna hijau keemasan. Ayu dan Bima sering menghilang dan Wahyu serta Anton sering melihat Nur dan Widya tiba-tiba menari ditengah malam seperti kesurupan.


Keanehan semakin dirasakan oleh mereka semua setelah Widya dan Nur menemukan sebuah gelang emas dan selendang hijau tersembunyi pada tas mereka. Selain itu, keduanya pun jadi sering kesurupan dan sosok wanita penari bernama Badarawuhi (Aulia Sarah) selalu menghantui Ayu dan juga Bima. Apa yang sebenarnya terjadi pada enam mahasiswa KKN ini?



#Review:
Rumah produksi MD Pictures akhirnya tidak Pemberi Harapan Palsu lagi untuk menayangkan film horror KKN DI DESA PENARI (2022) setelah berkali-kali Postponed akibat Pandemi CoVid-19. Film garapan sutradara Awi Suryadi ini siap tayang serentak di bioskop pada Libur Lebaran Idul Fitri tahun ini tepatnya mulai 30 April 2022.


Aku berkesempatan hadir pada acara Gala Premiere film KKN DI DESA PENARI (2022) yang dilaksanakan pada Jum'at (22/4) kemarin di Cinema XXI Epicentrum, Jakarta Selatan. Meskipun cuaca pada saat itu mendung dan hujan yang sangat awet, tak mengurungkan para tamu undangan dan awak media untuk hadir pada acara tersebut. Situasi bioskop sangat ramai dan penuh dengan para tamu undangan dengan dresscode batik. Hal ini membuktikan jika antusiasme para penonton ternyata masih sangat tinggi terhadap film ini meskipun sudah dua tahun terpaksa postponed.


Untuk segi cerita, film KKN DI DESA PENARI (2022) yang aku tonton pada saat Gala Premiere kemarin adalah yang Uncut Version. Durasinya sendiri 10-15 menit lebih panjang ketimbang versi Cut yang berdurasi 120 menitan. Kehadiran dua versi film KKN DI DESA PENARI (2022) ini tentunya semakin memancing rasa penasaran penonton. Mengapa harus ada dua versi? Sepenting apakah yang versi Uncut ini?


Awi Suryadi selaku sutradara dan Lele Laila selaku penulis naskah film KKN DI DESA PENARI (2022) terlihat sangat berusaha keras untuk menghadirkan plot yang setia pada Thread Twitter milik SimpleMan ini. Tempo cerita berjalan sangat lambat. Hal ini aku rasakan betul pada paruh awal film yang nyaris tidak memiliki adegan dan hal-hal yang menarik. Selain lambat, eksekusi ceritanya juga terasa ribet, muter-muter dan tidak langsung bikin paham penonton terutama penonton awam yang belum membaca Thread Twitter nya. Padahal premis film ini terbilang sangat simple yaitu dampak dan akibat melanggar norma yang berlaku di desa tersebut. Sekilas plot cerita film KKN DI DESA PENARI (2022) hampir mirip dengan film JERITAN MALAM (2019) produksi Soraya Films. 



Awi Suryadi terlalu slow burn dalam mengeksekusi adegan-adegan horror yang ada dalam film ini. Bahkan menurutku film KKN DI DESA PENARI (2022) sangat jauh dari kata menyeramkan. Dari serangkaian kejadian ganjil yang menimpa Geng KKN, hanya satu formula jumpscared yang mampu mengecoh penonton dengan sangat baik. Sisanya? Biasa saja dan cenderung repetitif.
Plot hole film KKN DI DESA PENARI (2022) dan hal-hal kurang rasional yang dilakukan oleh para karakter sangat mudah ditemukan disepanjang durasi 130 menitan ini. Dialog yang diutarakan para karakter disepanjang durasi film ini menurutku terlalu baku dan serius, sehingga terkesan kurang natural bagiku. Selain itu, unsur komedi sebagai pencair suasana pun timingnya selalu tidak pas sehingga sulit untuk membuatku tertawa. Hal-hal tersebut pastinya sangat berdampak besar terhadap penonton yang akhirnya tidak bisa memberikan rasa simpati dan suka kepada para karakter yang ada dalam film ini.
Penampilan casts yang paling menonjol datang dari Adinda Thomas dan Tissa Biani. Sebagai karakter saksi mata atas semua kejadian yang menimpa Geng KKN, keduanya berhasil tampil semaksimal mungkin. Keberanian Adinda Thomas digerayangi ular-ular serta Tissa Biani yang kesurupan dengan dialog full bahasa jawa patut diapresiasi.




Budget besar yang konon mencapai 15 miliar untuk proses produksi film KKN DI DESA PENARI (2022) memang sangat terlihat dari aspek artistik, set lokasi dan visual yang niat banget. Atmosfer horror hutan dan desa terpencil cukup terjaga dengan baik. Keindahan pemandangan alam juga tak luput menjadi sajian menarik saat Geng KKN tiba di desa misterius itu. Selain itu scoring musik serta latar lagu sinden yang mengiringi sepanjang film semakin meningkatkan atmosfer horrornya.
Overall, film KKN DI DESA PENARI (2022) masih worth to watch di bioskop karena audionya menggunakan fitur Dolby Atmos, meskipun kadar horrornya tidak sesuai dengan ekspektasi.



[6.5/10Bintang]